Guru Tunanetra Dedikasikan Diri Mengajar Anak Difabel

Berjuang dari Ruang Gelap Kehidupan

Guru Tunanetra Dedikasikan Diri Mengajar Anak Difabel
Zulfahmi saat mengajar muridnya secara daring. Konten Foto.com/Yusnadi Nazar

Guru tunanetra yaitu Zulfahmi, memiliki tekad mengabdikan diri untuk mengajar dan memberikan ilmu kepada anak-anak difabel.

Menjalani profesi dengan hati yang ikhlas, tentu mempunyai hikmah tersendiri. Kita dapat memetik banyak pelajaran dari semangat seorang Zulfahmi.

Meski memiliki keterbatasan, Zulfahmi tetap bersyukur. Laki laki kelahiran Sumatera Barat 46 tahun silam ini merasa menjadi guru atau pengajar merupakan kehormatan dan sebuah panggilan hati.

Keterbatasan fisik tidak menghalanginya untuk mengabadikan diri pada dunia pendidikan. Sikap pantang menyerah dan kegigihannya dalam menjalani kehidupan, sangat layak untuk ditiru.

Guru Tunanetra Dedikasikan Diri Mengajar Anak Difabel
Zulfahmi menggunakan alat perekam untuk mengajar. Konten Foto/Yusnadi Nazar

Saat masih menimba ilmu, ia membuktikan kegigihannya. Zulfahmi bertekad menempuh pendidikan di sekolah umum bergabung dengan anak anak normal lainnya.

Meskipun sempat mendapat penolakan, Zulfahmi tetap membuktikan ia bisa belajar secara normal dengan bantuan alat perekam.

Seiring berjalannya waktu, Zulfahmi dapat meraih prestasi yang membanggakan. Akhirnya, guru-guru dan teman-teman sekolahnya dapat menerima keberadaannya dan sangat menyayanginya.

Leave a comment