Ilmu Optik, Fotografi dan Penemuan Kamera oleh Ilmuan Muslim

Ilmu Optik, Fotografi dan Sejarah Penemuan Kamera
Kamera salah satu alat yang berkaitan dengan ilmu optik. Konten Foto/Yusnadi Nazar

Ilmuan Muslim berkontribusi besar dalam bidang ilmu optik, cahaya, lensa, sejarah penemuan kamera hingga fotografi pada masa silam.

Ya, dia adalah Al Haitham. Pada masa itu, banyak yang menyebutnya “Bapak Optik” karena kontribusinya dalam ilmu optik, fotografi dan kamera.

Sang ilmuwan Muslim ini membuat kontribusi penting yang sangat besar dalam pengembangan ilmu optik dan penemuan kamera dan fotografi.

Selama hidupnya, ia membuat banyak penemuan ilmu optik, seperti pemahaman cahaya, lensa, kamera obscura, fotografi dan penglihatan manusia.

Baca Juga: Fotografi Analog yang Penuh Tantangan, Lebih Kreatif di Era Digital

Merangkum berbagai sumber, karya terbesarnya adalah Kitab Al Manazir atau Kitab Optik. Al Haitham menulisnya sekitar abad ke-10.

Kitab ini menjadi salah satu karya paling penting dalam sejarah optik dan berisi penemuan-penemuan pentingnya dalam bidang optik.

Salah satunya yaitu tentang bagaimana cahaya masuk ke mata dan membentuk gambar di retina. Kemudian otak menginterpretasikan sebagai penglihatan.

Tidak hanya itu, Al Haitham juga mengembangkan ilmu optik lainnya yaitu mengembangkan kamera obscura.

Baca Juga: Peraturan dan Etika dalam Fotografi Jurnalistik

Ia menggunakan sebuah alat untuk menghasilkan gambar pada permukaan datar melalui lubang kecil pada sebuah kotak.

Ia menyadari gambar tersebut dapat ditangkap dengan menggunakan bahan sensitif cahaya dan mengubahnya menjadi gambar permanen.

Ia juga mempelajari lensa dan bagaimana dapat menggunakan lensa untuk memperbaiki kualitas gambar dari kamera obscura.

Pada abad ke-12 dan 13, sejumlah ilmuan menerjemahkan karya-karya Al Haitham ke dalam bahasa Latin.

Baca Juga: Sejarah Foto Jurnalistik, Bermula Sejak Era Perang Dunia

Karya bidang optik ini mempengaruhi banyak ilmuwan Barat seperti Roger Bacon, Johannes Kepler, dan Leonardo da Vinci.

Sehingga kontribusinya dalam bidang optik telah memberikan pengaruh besar pada perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi hingga saat ini.

Oleh karena itu, kontribusinya yang sangat besar ini, banyak yang mengakui kehebatan Al Haitham dan menjulukinya sebagai “Bapak Optik”.

Profil Al Haitham, Penemu Kamera Obscura

Al Haitham bernama lengkap Abu Ali Al Hasan Ibn Al Hasan Ibn Al Haytham. Seorang ilmuwan Muslim terkenal dari abad ke-11.

Ia lahir di Basra Irak sekitar tahun 965 Masehi. Al Khaitam telah berkontribusi dalam bidang ilmu fisika, matematika, optik, fotografi dan penemuan kamera.

Bukunya yaitu Al Manazir menjadi salah satu karya paling penting dalam sejarah ilmu optik dan menjadi dasar bagi penemuan kamera.

Al Haitham mempelajari cahaya dan penglihatan dan mengembangkan konsep lensa dan kamera obscura.

Baca Juga: Menjadi Fotografer Profesional, Giat Belajar Tekuni Teknik Fotografi

Kamera obscura adalah sebuah kotak dengan lubang kecil di salah satu sisinya yang memungkinkan cahaya masuk ke dalamnya.

Membentuk gambar di dinding dalam kotak. Al Khaitam menyadari bahwa gambar itu dapat tertangkap dengan menggunakan bahan sensitif cahaya.

Dengan menggunakan bahan sensitif cahaya itu dapat mengubah gambar yang tertangkap itu menjadi gambar permanen.

Al Haitham juga menunjukkan bagaimana menggunakan sebuah lensa untuk memperbaiki kualitas gambar dari kamera obscura.

Baca Juga: Manfaat Belajar Fotografi Sejak Dini, Kembangkan Kreativitas Anak

Ia mengembangkan metode untuk mengukur sudut pandang dan jarak fokus lensa. Mengajarkan cara membuat lensa berkualitas tinggi dengan mengukir kristal.

Pada saat itu, penemuan Al Haitham sangat revolusioner dan berbeda dari pandangan umum masyarakat pada masa itu.

Ibnu Al Haitham menyatakan bahwa penglihatan manusia tidak disebabkan oleh pancaran sinar dari mata.

Melainkan dari pantulan cahaya oleh benda dan masuk ke mata. Ini sangat berbeda dari pandangan Aristoteles yang masih menjadi dasar pada masa itu.

Menjadi Sumber Inspirasi 

Ilmu Optik, Fotografi dan Sejarah Penemuan Kamera
Kamera salah satu alat yang berkaitan dengan ilmu optik. Konten Foto/Yusnadi Nazar

Karya Al Haitham menjadi sumber inspirasi bagi ilmuan di Eropa pada abad ke-19 saat fotografi dan kamera modern mulai berkembang.

Tidak hanya itu, karya Al Haitham juga mempengaruhi dan menjadi sumber inspirasi bagi para ilmuwan dan penemu masa kini di bidang fotografi.

Karya Al Haitham sendiri telah memengaruhi banyak penemuan modern dalam bidang fotografi, termasuk kamera digital.

Baca Juga: Foto Jurnalistik, Menyampaikan Pesan dan Nilai Kejujuran

Dalam sejarah ilmu pengetahuan, Al Haitham adalah salah satu ilmuwan paling penting dalam bidang optik, fotografi dan kamera.

Dalam sejarahnya, Al Haitham merupakan seorang ilmuan Muslim yang berkontribusi besar pada perkembangan ilmu optik dan fotografi.

Penemuan kamera oleh Al Haitham adalah bukti betapa penting kontribusinya bagi perkembangan ilmu pengetahuan, fotografi dan teknologi. (*)

Artikel ini Konten Foto rangkum dari beragam sumber

Leave a comment