Musik Funk Rock Alternatif, Genre Bernuansa Berisik Tapi Asik

Musik Funk Rock Alternatif, Genre Bernuansa Berisik tapi Tetap Asik
Audiofreak, band asal Tanjungpinang yang mengusung musik funk rock alternatif. (Audiofreak Official)

Musik funk rock alternatif adalah genre atau aliran musik yang enak didengar dan dinikmati. Bernuansa berisik tapi tetap asik.

Musik funk rock alternatif merupakan salah satu subgenre rock yang berkembang pada tahun 1950-1960.

Musik funk rock adalah genre campuran yang memadukan unsur-unsur funk dan rock.

Genre funk rock memainkan banyak instrumen. Namun suara bass, drum dan gitar menentukan suara musik keseluruhan.

Genre funk rock juga mempengaruhi irama bass dan ketukan drum. Namun dengan intensitas sonik yang lebih banyak.

Baca Juga: Musik Britpop, Subgenre Alternatif Rock yang Menginvasi Dunia

Sedangkan irama funk dan rock dengan distorsi cukup berisik, mempengaruhi suara gitar aliran funk rock.

Band The Upsetters merupakan band yang pertama kali mencoba memadukan nuansa funk ke dalam irama rock and roll.

Hingga 1970-an, musisi seperti Jimi Hendrix, David Bowie, band WAR hingga Aerosmith bereksplorasi memadukan nuansa funk dan rock.

Namun, Jimi Hendrix menjadi musisi rekaman pertama yang menggabungkan ritme dan riff funk dengan nuansa rock dalam lagu-lagunya.

Sejarah Musik Funk Rock

Sejak 1970, banyak musisi menganggap musisi George Clinton sebagai “bapak” genre funk rock yang menciptakan nama ‘P-Funk’ untuk konsep baru yang inovatif dari funk.

Perintis genre funk rock lainnya pada 1970-an yaitu band rock asal Inggris Trapeze dan aksi post-punk band A Certain Ratio.

Selain itu ada nama-nama artis Amerika seperti Rick Derringer, Redbone, The Bar-Kays, Shotgun, Black Nasty dan Mother’s Finest.

Baca Juga: Musik Grunge, Genre Khas yang Keras dan Penuh Distorsi

Bahkan band seperti Mother’s Finest asal Amerika, secara khusus menyebut band dan diri mereka adalah funk rock.

Mengutip dari berbagai sumber, selama tahun 1980-an hingga 1990-an, genre funk rock berkembang dan populer.

Band seperti INXS asal Australia juga mencoba menggabungkan nuansa funk dan rock dalam lagu-lagunya.

Baca Juga: Wadah Kreativitas dan Tempat Berkarya Seniman Kota Tua

Selanjutnya ada band asal California yaitu Red Hot Chilli Peppers yang memainkan dan memadukan aliran funk rock dan hip hop.

Banyak band-band di dunia yang menjadikan band Red Hot Chilli Peppers sebagai inspirasi dalam bermusik dan memainkan genre funk rock.

Sebut saja, Faith No More, Rage Against The Machine, Primus, Incubus, System of A Down, Korn, Sugar Ray hingga band 311.

Secara khusus band Faith No More, Primus dan Incubus memadukan unsur funk rock dengan musik metal, punk, hip hop dan eksperimental.

Perpaduan genre musik ini kemudian yang mengarah pada berkembangnya genre musik baru yang dikenal sebagai funk metal atau punk funk.

Musik Funk Rock Warnai Belantika Musik Indonesia

Berbagai genre atau aliran musik juga berkembang di Indonesia. Salah satunya adalah genre funk rock alternatif.

Red Hot Chilli Peppers dan Rage Against The Machine sebagai pelopor musik funk rock, menjadi role model bagi musisi tanah air.

Band Indonesia yang mengusung funk rock dalam bermusik yaitu band Funky Kopral, Humania dan Waiting Room.

Namun band Funky Kopral yang mencuat ke permukaan dan menjadi role model. Cukup sukses dalam bermusik mengusung musik funk rock.

Baca Juga: Komunitas Evolusi Muzik, Wadah Silaturahim Musisi Tanjungpinang

Musik Funky Kopral hampir mirip dengan Red Hot Chilli Peppers. Hal itu karena permainan bass Bondan Prakoso yang sangat mencolok.

Sehingga penikmat musik tanah air menerima musik funk rock ala Funky Kopral yang telah menelurkan lima album.

Meskipun demikian, memasuki tahun 2000-an, aliran funk rock sempat tenggelam di belantika musik tanah air.

Musik Funk Rock Alternatif, Genre Bernuansa Berisik Tapi Asik
Personel band Audiofreak. (Audiofreak Official)

Namun, band indie asal Tanjungpinang yakni Audiofreak, tetap setia mengusung genre funk rock alternatif dalam bermusik.

Hal itu karena personelnya terpengaruh dan sering mendengar lagu-lagu dari Red Hot Chilli Peppers dan Rage Against The Machine.

Baca Juga: Musik sebagai Bahasa Universal dan Alat Pemersatu

Band yang berdiri pada tahun 2017 ini, digawangi oleh Said Alhadid Al Attas aka Didid (Vokal). Dodi Wahyudi aka Dodi (Drum). Deny Gatot Alfitri aka Lanky (Gitar). Nofrizaldi aka Inop (Bass).

Mempunyai empat lagu ciptaan sendiri. Telah merilis dua single lagu bernada Funk Rock Alternatif.

Bagi pendengar atau penikmat musik yang ingin mendengar lagu-lagu Audiofreak dapat mendengarnya di Youtube Audiofreak Official. (*)

Artikel ini Konten Foto rangkum dari beragam sumber

Leave a comment