Musik Pop Punk, Genre Berisik dengan Lirik Penuh Kritik

Musik Pop Punk, Genre Berisik dengan Lirik Penuh Kritik
Band Pagar Ayu asal Tanjungpinang yang mengusung musik pop punk. (Evolusi Muzik Official)

Musik pop punk termasuk dalam subgenre dari aliran punk. Musik terkenal garang, berisik, namun terkadang lembut dengan lirik penuh kritik.

Genre pop punk berbeda dengan genre punk rock. Pop punk lebih mengandalkan lirik musik yang menyuarakan isi hati dan kritik serta humor.

Musik pop punk lebih mengandalkan lirik dalam bermusik. Lirik lagunya berisi kritik dan humor tentang persahabatan, isu sosial, kehidupan masyarakat pinggiran dan cinta.

Baca Juga: Musik Rock, Genre Cadas Legendaris yang Tidak Pernah Mati

Ketukan drum yang menggebu-gebu serta melodi gitar yang penuh distorsi punk dan lembut ala pop, membalut lirik yang mengungkapkan isi hati.

Meskipun demikian, band yang mengusung genre pop punk, terkadang musiknya terdengar lembut karena tidak lepas dari unsur pop.

Selain itu, pop punk mudah untuk masuk ke telinga pendengarnya. Sebab terdapat unsur pop dalam nuansa musiknya.

Baca Juga: Musik Britpop, Subgenre Alternatif Rock yang Menginvasi Dunia

Sehingga pop punk, memiliki banyak penggemar dari kalangan anak muda karena mereka sangat menikmati lirik-liriknya.

Selain itu, pop punk menjadi salah satu genre yang sangat mudah menghibur siapapun yang mendengarkan lirik dan musiknya.

Oleh karena itu, banyak yang menilai genre ini dapat memberikan semangat dan kesenangan serta kegembiraan bagi para pendengarnya.

Kreatif dalam Penciptaan Lirik 

Hal positifnya yaitu band-band pengusung genre pop punk ini, dapat berkarya menjadi lebih kreatif dalam proses penciptaan lirik lagunya.

Sehingga banyak yang menilai, hal tersebut berdampak baik pada industri musik dan membuat pop punk menjadi lebih populer.

Sehingga keberadaan genre pop punk cukup penting sebagai jembatan menuju eksplorasi musik lainnya.

Baca Juga: Musik Grunge, Genre Khas yang Keras dan Penuh Distorsi

Tidak hanya itu, genre pop punk bahkan mempengaruhi gaya hidup serta cara berpakaian setiap personel band dan para penggemarnya.

Gaya berpakaian ala pop punk ini juga menjadi acuan di kalangan anak muda seperti gaya rambut, berbaju cerah bercorak warna-warni hingga celana jins sobek.

Meskipun begitu, musik rock dan punk rock tetap menjadi “kiblat” bagi berbagai aliran musik termasuk genre pop punk.

Sejarah Pop Punk

Mengutip berbagai sumber, pop punk merupakan genre musik yang menggabungkan tekstur dan tempo cepat dengan melodi serta progresi akord power pop.

Dalam sejarahnya, pada akhir 1970-an, genre atau aliran pop punk mulai muncul ke permukaan dan meramaikan jagat musik dunia.

Pop punk berkembang dengan menyerap unsur-unsur dari genre new wave, college rock, ska, rap, emo, power pop dan skate punk.

Baca Juga: Musik Funk Rock Alternatif, Genre Bernuansa Berisik Tapi Asik

Grup band seperti Sex Pistols, Ramones, The Undertones, Buzzcocks, Bad Religion dan Descendents, mengusung genre pop punk.

Pada awal 1990-an, sejumlah band pengusung pop punk bermunculan seperti Screeching Weasel, Queers, dan Mr T Experience.

Pada akhir 1990-an, genre ini semakin populer dan memiliki banyak penggemar. Kemudian muncullah band-band seperti Green Day, The Offspring dan Blink-182.

Baca Juga: Musik Pop Rock, Subgenre Rock Kreatif, Melankolis dan Romantis

Kesuksesan terus berlanjut. Pada awal 2000-an muncul musisi seperti Avril Lavigne, band Sum 41, Good Charlotte dan New Found Glory.

Karena kepopulerannya, beberapa band pop punk seperti Blink-182, Green Day dan Sum 41, menjadi yang terbaik sepanjang masa versi majalah musik NME.

Jadi, genre pop punk termasuk salah satu genre yang cukup konsisten pergerakannya dan tetap eksis lebih kurang 30 tahun terakhir.

Pop Punk Merambah Musik Tanah Air

Musik Pop Punk, Genre Berisik dengan Lirik Penuh Kritik
Band Pagar Ayu. (Evolusi Muzik Official)

Pengaruh pop punk di Indonesia terpengaruh oleh musisi dan band luar negeri seperti Green Day dan Blink-182.

Pada era tersebut, muncul band yang mengusung aliran pop punk dalam bermusik. Salah satunya Superman Is Dead.

Selain itu ada band Rocket Rockers, Closehead hingga Pee Wee Gaskins yang mempunyai slogan tersendiri yaitu ‘Inherit Pop Punk’.

Baca Juga: Komunitas Evolusi Muzik, Wadah Silaturahim Musisi Tanjungpinang

Pop punk juga merambah hingga ke Tanjungpinang. Pada 2019, salah satu band indie yang mengusung genre pop punk adalah Pagar Ayu.

Formasinya yaitu Lamhot Sihombing aka Mamot (Vokal dan Gitar). Soni Satya Surya aka Apek (Drum). Harry Ramdhani (Gitar) dan Mahendra Ariesta aka Barad (Bass).

Pagar Ayu menjadi nama yang unik sehingga mudah untuk mengingatnya. Terinspirasi saat personelnya membicarakan soal pernikahan. Lalu muncullah nama Pagar Ayu.

Baca Juga: Penulis Lagu Asal Tanjungpinang, Eksis di Kancah Musik Indonesia

Band Pagar Ayu memiliki 10 lagu ciptaan sendiri. Telah merilis dua single lagu bernuansa pop punk, rock dan punk rock.

Bagi pendengar atau penikmat musik yang ingin mendengar lagu-lagu Pagar Ayu, dapat mendengarnya di Youtube Pagar Ayu Official. (*)

Artikel ini Konten Foto rangkum dari beragam sumber

Leave a comment