Musik Rock, Genre Cadas Legendaris yang Tidak Pernah Mati

Musik Rock, Genre Cadas Legendaris yang Tidak Pernah Mati
Hen Tent, salah satu band indie pengusung musik rock. (Evolusi Musik)

Musik Rock termasuk salah satu genre musik lawas yang legendaris. Genre cadas ini hingga kini, masih eksis dan tidak pernah mati.

Genre rock seakan-akan menjadi “kiblat” dari berbagai genre atau aliran di berbagai belahan dunia.

Musiknya yang cadas dan keras menjadi anthem bagi para rocker dan musisi di berbagai belahan bumi.

Genre rock memiliki nuansa yang keras. Namun dalam perkembangannya, aliran rock muncul dengan nuansa yang berbeda di setiap tahunnya.

Genre rock berakar dari musik rock and roll dan blues. Aliran cadas ini, mulai berkembang di Amerika dan Inggris pada 1940-an.

Baca Juga: Musik Britpop, Subgenre Alternatif Rock yang Menginvasi Dunia

Banyak musisi mengadopsi nuansa rock dalam bermusik. Sehingga pada 1950-an, musik rock merajai belantika musik dunia.

Pada saat itu, di Amerika muncul musisi yang menggaungkan nuansa rock. Salah satunya Elvis Presley dengan gaya Rock and Roll.

Kehadiran Elvis Presley saat itu, memberikan dampak besar bagi perkembangan rock and roll dan genre rock.

Pada 1960-an di Inggris, The Beatles memadukan unsur rock and roll dan genre rock dalam lagu-lagunya.

Grup band asal Liverpool ini menjadi yang terdepan pada industri musik dan berkontribusi memajukan genre rock.

Musik Rock Terus Berkembang

Genre rock sangat dinamis. Hal ini menunjukkan aliran ini terus berkembang. Penikmat musik cadas ini semakin banyak.

Genre rock kemudian berkembang menjadi subgenre berbeda seperti klasik rock, hard rock, slow rock, folk rock, blues rock hingga glam rock.

Mengutip berbagai sumber bacaan, pada dekade 1970-an, muncul band-band pengusung aliran rock dengan berbagai subgenre.

Sebut saja Led Zeppelin, Deep Purple, Rolling Stones, Aerosmith, Pink Floyd, Queen, The Eagles, AC/DC dan masih banyak lagi.

Era 1980-an, band rock terus bermunculan. Sebut saja Guns N Roses, Skid Row, Bon Jovi, Mr. Big, Dream Theater, Poison hingga Warrant dan masih banyak lagi.

Baca Juga: Musik Pop Rock, Subgenre Rock Kreatif, Melankolis dan Romantis

Meskipun muncul dengan subgenre berbeda, kekuatan musik rock terletak pada permainan gitar yang penuh distorsi dan garang serta suara vokal yang tinggi.

Tidak hanya itu, aliran cadas ini juga sering memiliki nada-nada yang cepat dan irama keras. Musiknya juga lugas dan tidak terprediksi.

Sehingga banyak pendapat bahwa genre rock mempunyai ciri khas dan karakteristik tersendiri serta penggemar setia.

Selain itu, genre rock juga berpengaruh kepada gaya hidup musisi dan penggemar seperti gaya berpakaian hingga gaya rambut gondrong.

Banyak para musisi rock atau rocker, menggemari pakaian ketat hingga memadukan celana kulit dan jaket kulit warna hitam.

Musik Rock Warnai Belantika Musik Indonesia

Belantika musik tanah air berkembang dari masa ke masa. Berbagai genre musik termasuk rock, mewarnai jagat musik Indonesia.

Pada 1960 hingga 1990, banyak grup musik atau grup band Indonesia yang fenomenal muncul dengan mengusung genre rock.

Ada nama-nama band terkenal di tahun 1970 seperti The Tielman Brothers, Koes Plus, God Bless, The Rollies, Kantata Takwa, Iwan Fals, Guruh Gipsy dan masih banyak lagi.

Kemudian tahun 1980-an muncul Slank, Power Metal, Roxx, Edane, Grassrock, Andromedha, Elpamas, Ikang Fawzi, Harry Mukti dan masih banyak lagi.

Baca Juga: Musik Funk Rock Alternatif, Genre Bernuansa Berisik Tapi Asik

Selanjutnya, 1990-an, ada Jamrock, Voodoo, Powerslaves, Ucamp, Sahara, /rif, Dewa 19, Gigi dan yang paling fenomenal yaitu rocker asal Tanjungpinang yaitu Andy Liany.

Genre Rock terus berkembang hingga tahun 2000-an hingga kini. Bahkan band band rock lawas masih eksis hingga saat ini.

Tidak hanya di belantika musik nasional, genre rock juga berkembang dan menggema di daerah-daerah. Salah satunya di Tanjungpinang.

Pada era saat ini, band indie berbagai genre di Tanjungpinang tetap eksis membawakan lagu-lagu rock terkenal.

Baca Juga: Musik Grunge, Genre Khas yang Keras dan Penuh Distorsi

Namun salah satu band indie Tanjungpinang yaitu Hen Tent tetap setia mengusung genre rock dan klasik rock dalam bermusik.

Musik Rock, Genre Cadas Legendaris yang Tidak Pernah Mati
Personel band Supergroup Hen Tent. (Evolusi Muzik)

Band ini berdiri pada 2022. Digawangi oleh Hendra aka Hen (Vokal). Andi Indra aka iin (Drum). Maliki (Gitar). Eru (Gitar) Nofrizaldi aka Inop (Bass).

Hen Tent termasuk band Supergroup karena personelnya merupakan “comotan” personel band-band indie lainnya di Tanjungpinang.

Kini Hen Tent telah memiliki dua lagu ciptaan sendiri. Namun belum mengeluarkan single karena masih dalam proses rekaman.

Artikel ini Konten Foto rangkum dari beragam sumber

Leave a comment